Artikel Terbaru :
Diberdayakan oleh Blogger.

Pages

Tampilkan postingan dengan label MotoGP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MotoGP. Tampilkan semua postingan

Siapa Pebalap MotoGP Paling Pintar?

Jumat, 31 Agustus 2012





Brno, — Musim 2012 tak akan dilupakan Karel Abraham. Dalam beberapa minggu ke depan, pebalap 22 tahun asal Ceko itu akan menyelesaikan studinya di Fakultas Hukum University of Brno setelah menyelesaikan tugas akhir sehari setelah GP Ceko, Minggu (26/8) lalu. Jika lulus, maka dialah satu-satunya pebalap MotoGP yang lulus kuliah!

Memang, tak ada hubungannya antara gelar pendidikan dengan keterampilan membalap. Namun, paling tidak, Karel mampu memanfaatkan ilmunya untuk bernegosiasi, sehubungan dengan ketidakpastian posisinya di tim Cardion AB Ducati untuk musim balap 2013. Dengan gelar sarjana hukum, Karel diharapkan mampu memanfaatkannya untuk menjadi pebalap yang disegani.

"Buat saya, belajar di antara jadwal balapan adalah hal yang menyenangkan. Kuliah justru mengalihkan stres ketika berkutat di balapan. Saya senang keduanya (belajar dan balapan) berjalan beriringan. Ke depan, saya akan lebih berkonsentrasi untuk menyempurnakan prestasi bersama tim," ungkap Karel, yang berencana melanjutkan jenjang pendidikan S-2 (master).

Dalam ajang balapan sepeda motor paling bergengsi di dunia, ada satu lagi pebalap yang sedang kuliah, tetapi bukan dari MotoGP. Dia adalah Roberto Rolfo, pebalap Moto2 yang saat ini sedang menempuh jalur pendidikan jurusan Literatur di University of Turin. Kebanyakan pebalap yang sudah terjun di MotoGP mencurahkan konsentrasi pada prestasi balap.

Dengan membagi konsentrasi di dunia balap dan pendidikan, prestasi pemuda kelahiran Brno, 2 Januari 1990, itu memang tak semulus pebalap papan atas. Saat ini Karel masih bertengger di posisi ke-14 klasemen pebalap dengan mengemas 25 poin. Rupanya, membagi konsentrasi cukup sulit untuk semua orang. Mungkin setelah semua gelar yang diinginkannya tercapai, Karel bisa lebih berkonsentrasi menaikkan prestasi di ajang balap. Semoga.





KompasOtomotif

Finish Diposisi Keempat Puaskan Crutchlow

Senin, 09 April 2012


detikSport/Jalu Pamuncar

Losail - Cal Crutchlow mengaku puas dengan capaiannya di balapan MotoGP Qatar. Pebalap Monster Yamaha Tech 3 ini pun berharap bisa lebih baik di seri-seri selanjutnya.
Start dari posisi ketiga, Crutchlow akhirnya menuntaskan lomba di Sirkuit Losail, Senin (9/4/2012) dinihari WIB, di urutan keempat. Dia ada di belakang Jorge Lorenzo, Dani Pedrosa, dan Casey Stoner.

"Saya pikir kami sudah membuat banyak kemajuan selama musim dingin dan memasuki musim ini," ungkap Crutchlow di situs resmi MotoGP.

"Kalau ada orang bilang Anda akan start dari barisan terdepan dan finis di posisi empat pada balapan pertama, maka saya akan menerimanya. Kami akan bekerja lagi dari sini dan lihat saja kami bisa sampai mana," jelasnya.

Dalam balapan di Losail, Crutchlow terlibat persaingan sengit dengan rekan setimnya, Andrea Dovizioso.Rider asal Inggris ini akhirnya melewati Dovizioso di lap ke-17.

"Saya sebenarnya bisa melewati Andrea sedikit lebih awal. Tapi, karena jauhnya jarak dengan pebalap-pebalap terdepan, saya pikir tak ada gunanya saya melakukan itu lebih awal. Anda tak akan pernah bisa mengejar mereka dan mungkin malah menghancurkan ban," kata Crutchlow.

( mfi / roz ) 
sport.detik.com/

Kapten Maryono, Kakek asal Malang Pilot Helikopter MotoGP Qatar


detiksport/Dadan Kuswaraharja

Losail - Jika melihat tontonan MotoGP di televisi, kita sering dimanjakan oleh tayangan para rider dari atas yang diambil kamera pada sebuah helikopter. Ternyata di Losail, Qatar, pilotnya orang asli Indonesia!
Kenalkan, namanya Kapten Maryono, kakek satu cucu yang selalu melayang-layang di atas sirkuit Losail dengan helikopter Bell 412 kesayangannya.

Kami bisa berkenalan dengan Pak Maryono ketika tiba-tiba ia mendekati kami, rombongan wartawan dari Indonesia.

"Anda dari Indonesia, saya dari Indonesia," ujarnya agak ragu menyapa sambil menyebut lafal Indonesia dengan bahasa Arab.

Langsung lah kami kenalan. Dan baru di situ kami tahu siapa beliau. Pak Maryono dengan ramah langsung mengajak kami melihat-lihat helikopternya.

"Saya sudah 6 tahun di sini, saya nerbangin helikopter untuk kamera TV," ujar pria asal Malang yang masih sering pulang ke Indonesia ini.

Sekali terbang, Pak Maryono yang didampingi Abdullah (orang Qatar) menghabiskan waktu sekitar 2 jam. Kemudian turun lagi untuk mengisi bahan bakar dan mengudara lagi 2 jam. Jadi, total ia mengudara selama 4 jam.

Pria asal Kota Malang yang berusia 57 tahun ini sebenarnya merupakan seorang pelatih pilot di Gulf Helicopter.

Jadi, jika Anda menyaksikan iring-iringan pebalap dalam warm-up lap atau menyaksikan mereka salingovertaking satu sama lain dari atas trek, maka itu adalah hasil kerja keras Kapten Maryono.

"Meliput MotoGP-nya susah lho karena kita harus konsentrasi," ujarnya.

Obrolan dengan Pak Maryono pun terpaksa dihentikan lantaran ia harus mengikuti briefing. Selama bertugas, Pak!


( ddn / roz ) 
sport.detik.com/

Tangan Stoner Sempat Mati Rasa Saat Balapan


detikSport/Yuniarto

Losail - Casey Stoner kehilangan posisi terdepan hanya beberapa lap menjelang finis. Seusai balapan, ia mengaku bahwa tangan kanannya mati rasa sehingga ia kehilangan kendali penuh atas motornya.
Stoner yang mengawali balapan di Sirkuit Losail, Senin (9/4/2012) dinihari WIB, dari posisi dua, berhasil memberikan tekanan kepada Jorge Lorenzo selepas start. Posisi Stoner sempat disalip oleh Dani Pedrosa, sebelum akhirnya ia berhasil mengklaim kembali posisinya dan menyalip Lorenzo di lap kelima.

Stoner pun tampak tak terkejar sekalinya berada di depan. Ia bahkan bisa menciptakan keunggulan hingga 2,1 detik atas Lorenzo. Tetapi, beberapa lap menjelang balapan usai, kecepatannya tampak menurun dan motornya tampak bergetar ketika memasuki tikungan. Alhasil, ia pun dilewati Lorenzo dan Pedrosa sehingga hanya finis di urutan ketiga.

"Semuanya bermula sangat awal, satu lap sebelum saya memimpin balapan. Ketika itu saya sudah mulai merasakan mati rasa di tangan saya dan tangan kanan saya menegang," ungkapnya di Autosport.

"Setelah saya memimpin selama beberapa lap, saya mulai merasakan masalah dengan tekanan pada tangan saya. Saya mulai kehilangan cengkraman, dan kehilangan semua tekanan."

"Jadi, saya mulai membalap dengan halus dan tidak seagresif biasanya," tukasnya.

Stoner jelas kecewa dengan hasil tersebut. Ia menyebut, rasanya seperti membiarkan kemenangan itu berlalu begitu saja.

"Saya sedikit kecewa. Saya merasa seperti pebalap terbelakang, membiarkan semuanya lewat begitu saja dan berjalan dengan pelan."

"Saya tidak punya kecepatan. Saya tak bisa mengendalikan motor dengan baik dan tidak bisa berbuat apa-apa," sesalnya.


( roz / mrp ) sport.detik.com/

Ditunggu, Pembalap MotoGP dari Indonesia


detikSport bersama Shuhei Nakamoto

Losail - Populasi pengendara motor di Indonesia merupakan salah satu yang terbanyak di dunia. Dan bisa saja satu di antara mereka adalah seorang pebalap berbakat yang bisa bertanding di kejuaraan balap seperti MotoGP.
"Kami menunggu riders-riders dari Indonesia," ujar Executive Vice President of Honda Racing Corporation, Shuhei Nakamoto, saat bertemu dengan wartawan Indonesia termasuk detikcom di area hospitality tim Repsol Honda di Losail International Circuit, Qatar, Sabtu (7/4/2012).

Pria murah senyum ini rupanya tengah menunggu pebalap Asia lainnya tidak hanya Jepang yang bisa bersaing di MotoGP. "Mungkin dari Indonesia, Thailand, Malaysia," ujarnya.

Karena itu, Nakamoto-san mengikutkan para rider Asia untuk mengikuti Asia Dream Cup untuk mengasah bakat mereka. Ajang ini merupakan tempat bagi pebalap dari Asia untuk bersaing di arena balap dunia.

Tahun ini dari Indonesia, PT Astra Honda Motor mengirimkan Denny Triyugo dari Astra Motor Racing Team dan Iswandi Muis dari tim Honda Wahana Dunia Motor untuk mengikuti ajang balapan Asia Dream Cup (ADC) yang menggunakan motor Honda CBR250.

ADC akan dilaksanakan di enam negara, yaitu Malaysia pada 13 Mei, Jakarta 17 Juni, China 5 Agustus, Jepang 9 September, Qatar, dan Taiwan. Setiap negara tersebut akan diwakili oleh dua pembalap dengan usia pembalap yang sudah ditentukan yaitu 15 hingga 25 tahun.

Communication and Marketing Director HRC Livio Suppo menambahkan bisa saja dari sekian banyak pengguna motor di Indonesia salah satunya adalah pebalap bagus.

"Mungkin ada Valentino Rossi di Indonesia, yang sangat cepat," ujar pria Italia yang sempat mengasuh tim Ducati ini.

Namun Suppo menekankan balapan motor adalah bukan olahraga yang mudah, tidak seperti bermain bola yang bisa dilakukan kapan pun dan dimana pun.

"Balapan jauh lebih berbeda, di balap lebih sulit, butuh uang, butuh motor. Anda juga membutuhkan kultur. Di Spanyol ada kulturnya, lebih gampang. Jadi jika Anda cepat lebih mudah menemukan jalan. Namun di negeri lain yang tidak ada kulturnya, lebih sulit, jadi kami di Honda mencoba membuatnya lebih mudah," ujar pria humoris ini.


( ddn / a2s ) sport.detik.com/

Usai Duel Seru dengan Stoner dan Pedrosa, Lorenzo Juara


AFP/Karim Jaafar

Losail - Kemenangan Jorge Lorenzo di Sirkuit Losail tidak didapat dengan mudah. Pebalap asal Spanyol itu harus berusaha keras memenangi duel dengan Dani Pedrosa dan Casey Stoner yang tampil tidak kalah bagus.
Pada balapan yang berlangsung Senin (9/4/2012) dinihari WIB, Lorenzo memulai balapan dengan baik. Posisinya sempat disalip Stoner dan kemudian disalip lagi oleh Pedrosa. Namun, pada akhirnya, Lorenzo berhasil kembali ke urutan terdepan untuk mengklaim 25 poin pertamanya musim ini.

Jalannya Balapan

Lorenzo yang menempati pole position memulai balapan dengan cukup baik. Ia berhasil mempertahankan posisinya, meski ditempel ketat oleh Stoner dan Dani Pedrosa.

Pedrosa yang start dari urutan ketujuh berhasil merangsek naik dan melewati Stoner. Ia pun berada di posisi kedua di belakang Lorenzo.

Namun, perlahan tapi pasti, Stoner berhasil menemukan kecepatannya. Setelah menyalip Pedrosa, pebalap asal Australia itu kemudian mengungguli Lorenzo dalam adu cepat di trek lurus.

Setelahnya, Stoner berhasil mempertahankan keunggulannya dengan baik. Ia mampu mengungguli Lorenzo dengan keunggulan 2,1 detik. Meski kemudian Lorenzo berhasil memperkecil selisihnya lagi menjadi 1,9 detik.

Duel tak kalah menarik terjadi di belakang ketiganya, yang mana melibatkan Andrea Dovizioso dan Cal Cruchlow. Keduanya dari tim Yamaha Tech 3.

Dovizioso yang start dari urutan enam mendapatkan perlawanan ketat dari sang rekan setim--yang start dari urutan ketiga. Dovizioso sempat berada di urutan keempat, namun Crutchlow berhasil menyalipnya di lap ke-17.

Sejak saat itu, Cructhlow tampak sulit untuk disalip oleh Dovizioso, kendati posisi keduanya tampak tidak terpaut jauh.

Sementara itu, Valentino Rossi mengalami nasib yang cukup sial. Start dari urutan 12, motor Rossi sempat menyasar keluar lintasan di lap-lap awal. Posisinya sempat turun, namun ia berhasil memperbaikinya dan berada di urutan kesepuluh setelah melewati Ben Spies.

Di barisan depan, keunggulan Stoner mulai mengendur seiring masalah yang tampak pada bannya dan juga motornya yang bergetar. Di belakangnya, Pedrosa berhasil menyalip Lorenzo untuk mengklaim posisi kedua. Tetapi, hal ini tidak berlangsung lama. Lorenzo kembali berhasil mengklaim urutan dua pada lap ke-19.

Tepat pada lap ke-20, Lorenzo akhirnya berhasil menyalip Stoner, dan dari sini pebalap Yamaha itu tampak tak terkejar. Ia berhasil menciptakan jarak sekitar 1,1 detik di depan peringkat kedua.

Sial bagi Stoner, setelah kehilangan posisi terdepan, ia kemudian disalip juga oleh Pedrosa. Juara dunia MotoGP tahun lalu itu pun harus puas mengakhiri balapan di urutan kedua.

=======

Lihat hasil balapan di sini.


( roz / mrp ) 
sport.detik.com/

Lorenzo Berhasil Menangi Seri Pembuka Losail


AFP/Karim Jaafar

Losail - Seri pembuka di Sirkuit Losail menghadirkan Jorge Lorenzo sebagai pemenang. Pebalap tim Yamaha itu berhasil memenangi duel melawan Dani Pedrosa dan Casey Stoner.
Pada balapan malam yang berlangsung Senin (9/4/2012), Lorenzo yang menempati pole position memulai balapan dengan cukup baik. Ia berhasil mempertahankan posisinya, meski ditempel ketat oleh Stoner dan Dani Pedrosa.

Pedrosa yang start dari urutan ketujuh berhasil merangsek naik dan melewati Stoner. Ia pun berada di posisi kedua di belakang Lorenzo.

Namun, perlahan tapi pasti, Stoner berhasil menemukan kecepatannya. Setelah menyalip Pedrosa, pebalap asal Australia itu kemudian mengungguli Lorenzo dalam adu cepat di trek lurus.

Setelahnya, Stoner berhasil mempertahankan keunggulannya dengan baik. Ia mampu mengungguli Lorenzo dengan keunggulan 2,1 detik. Meski kemudian Lorenzo berhasil memperkecil selisihnya lagi menjadi 1,9 detik.

Pada lap ke-16, Lorenzo berhasil memperkecil selisih waktu lagi menjadi 1,5 detik. Dari sini, jarak lebar yang diciptakan oleh Stoner mulai terkikis.

Lorenzo sempat mendapatkan perlawanan ketat dari Pedrosa. Ia sempat disalip oleh pebalap asal Spanyol itu, namun Lorenzo akhirnya bisa kembali menduduki urutan kedua.

Tepat pada lap ke-20, Lorenzo akhirnya berhasil menyalip Stoner--yang tampak mengalami masalah dengan motornya. Ia tampak lebih cepat dari Stoner ketika menikung dan akhirnya memimpin 1,1 detik atas Stoner dan Pedrosa yang ada di belakangnya.

Sial bagi Stoner, keperkasaannya nyaris sepanjang balapan seperti sirna ketika ia disalip oleh Pedrosa tak lama kemudian. Stoner pun harus puas finis di urutan ketiga.

Hasil Balapan MotoGP Qatar

(Urutan-Pebalap-Tim-Catatan/Selisih Waktu)

1. Jorge Lorenzo (Yamaha Factory Racing) 42:44.214
2. Dani Pedrosa (Repsol Honda Team) +0.852
3. Casey Stoner (Repsol Honda Team) +2.908
4. Cal Crutchlow (Monster Yamaha Tech 3) +17.114
5. Andrea Dovzioso (Monster Yamaha Tech 3) +17.420
6. Nicky Hayden (Ducati Team) +28.413
7. Alvaro Bautista (San Carlo Honda Gresini) +28.446
8. Stefan Bradl LCR (Honda MotoGP) +29.464
9. Hector Barbera (Pramac Racing Team) +31.384
10. Valentino Rossi (Ducati Team) +33.665
11. Ben Spies (Yamaha Factory Racing) +56.907
12. Colin Edwards (NGM Mobile Forward Racing) +58.088
13. Randy de Puniet (Aspar Aprilia) +01:10.650
14. Yonny Hernandez (Avintia FTR-Kawasaki) +01:15.943
15. Aleix Espargaro (Aspar Aprilia) +01:26.733
16. Ivan Silva (Avintia FTR-Kawasaki) +01:43.327
17. Mattia Pasini (Speed Master Aprilia) +01:47.419
18. James Ellison (Paul Bird Aprilia) +01:51.882
19. Danilo Petrucci (Ioda-Aprilia) +01:14.2
20. Karel Abraham DNF
21. Michele Pirro DNF


( roz / mrp ) 
sport.detik.com

Bersikap Realistis, Rossi Tidak Berharap Banyak di Losail

Minggu, 08 April 2012


Reuters

Valetino Rossi tak memasang target tinggi di seri pertama MotoGP musim 2012. Menyadari kondisi motornya yang belum maksimal, The Doctor memilih bersikap realistis di Sirkuit Losail.

Sama seperti musim lalu, Rossi dan Ducati terindikasi belum mampu menungkatkan performa untuk bisa bersaing dengan Yamaha serta Honda. Di tiga sesi ujicoba pra musim yang digelar, pabrikan asal Italia itu selalu kalah atas dua pesaingnya yang asal Jepang.

Atas dasar itulah Rossi tak mau memasang target terlalu tinggi di Losail, saat MotoGP musim 2012 resmi dimulai akhir pekan ini.

"Saya orang yang realistis, dan saya tahu benar kalau waktu kami masih panjang dan karenanya masih banyak hal yang harus diperbaiki." sahut Rossi seperti diberitakan Supersport.

Pembalap asal Italia itu mengaku kalau pengembangan motor yang terjadi sepanjang musim dingin tak seluruhnya berjalan mulus. Tapi pembalap berjuluk The Doctor itu yakin kalau balapan di Qatar akan memberi masukan buat dirinya dan tim Ducati dalam rangka pengembangan Desmosedici GP2012.

"Kami bekerja keras di musim dingin, dan meski pada satu titik kami mengarah ke jalan yang salah, sekali lagi kami bisa merasakan hal yang baik dengan GP12 pada tes pertama. Dengan setingan seperti itu, di mana akan mulai dipakai di Qatar, saya akan mendapat umpan balik dari motornya," tuntas Rossi.

Kalender MotoGP 2012

Sabtu, 24 Maret 2012

MotoGP

Putaran
GP Seri
Sirkuit
Tanggal
Pemenang (1-2-3)
1
 Qatar
 Losail
8 April
Jorge Lorenzo - Dani Pedrosa - Casey Stoner
2
 Spanyol
 Jerez
29 April
3
 Portugal
 Estoril
6 Mei
4
 Prancis
 Le Mans
20 Mei
5
 Catalunya
 Katalunya
3 Juni
6
 Inggris
 Silverstone
17 Juni
7
 Belanda
 Assen
30 Juni
8
Jerman
Sachsenring
8 Juli
9
 Italia
 Mugello
15 Juli
10
Amerika Serikat
 Laguna Seca
29 Juli
11
  Indianapolis
 Indianapolis
19 Agustus
12
 Republik Ceko
 Brno
26 Agustus
13
 San Marino
 Misano
16 September
14
 Aragon
 Motorlan Aragon
30 September
15
 Jepang
 Motegi
14 Oktober
16
  Malaysia
 Sepang
21 Oktober
17
Australia
  Phillip Island
28 Oktober
18
 Valencia
 Valencia
11 November

GP12, Motor Ke-13 "The Doctor" di Kelas Premier

Rabu, 21 Maret 2012


GP12 yang diharapkan bisa membawa Valentino Rossi naik podium
Valentino Rossi sudah membukukan 9x Juara Dunia dengan 7 kali juara di kelas premiere. Dengan dibukanya selubung GP12, motor yang dilaunching 19 Maret 2012 via Facebook Fan Page TIM kemarin memiliki corak tricolor (khas Italia) menandai sudah ada 13 motor yang pernah menemani Rossi dalam kiprahnya di dunia balap MotoGP.
Sejauh ini Rossi sudah pernah bergabung dengan 3 pabrikan (Honda, Yamaha dan Ducati) serta memiliki 6 sponsor utama berbeda.
Berikut adalah ini adalah motor yang pernah dipakai Valentino Rossi di kelas utama :
1. 2000: Nastro Azzurro Honda (500cc)
2. 2001: Nastro Azzurro Honda (500cc)

3. 2002: Repsol Honda Team (990cc)
4. 2003: Repsol Honda Team (990cc)

5. 2004: Gauloises Fortuna Yamaha (990cc)

6. 2005: Gauloises Yamaha Team (990cc)

7. 2006: Camel Yamaha Team (990cc)

8. 2007: Fiat Yamaha Team (800cc)

9. 2008: Fiat Yamaha Team (800cc)

10. 2009: Fiat Yamaha Team (800cc)

11. 2010: Fiat Yamaha Team (800cc)

12. 2011: Ducati Team (800cc)

13. 2012: Ducati Team (1000cc)

10 Selebrasi Terbaik dari Sang 'The Doctor' yang Paling Dirindukan


Selebrasi Valentino Rossi selalu unik dan istimewa
Kemenangan yang diiringi selebrasi jenaka, yang teroganisir dengan baik telah menegaskan eksistensi popularitas pembalap motor terhebat sepanjang masa ini, Valentino Rossi.
Dengan antusias pendukung dibalik kritik yang berseru lantang terhadapnya, Rossi adalah kepribadian terbesar yang pernah ada, yang pernah menghiasi dunia balap motor. Hal yang menandai ketenarannya antara lain adalah selebrasi kemenangannya  yang unik di mana Rossi selalu menjadi pemeran utamanya.
Dari 105 kemenangannya di arena Grand Prix, diambil 10 selebrasi terbaik dari The Doctor.

10. Tepuk Tangan Sambil berdiri
Simfoni Biola, Donington Park, 2005
Di Sirkuit Donington Park, 2005, hujan deras membasahi sirkuit ini, meninggalkan trek yang penuh dengan genangan air. Valentino Rossi melesat ke depan tak sulit baginya meski start dengan buruk.
Selebrasi di garis finish adalah sebuah komentar dari waktu lapnya yang terbaik :  “Saya pikir hal tersebut ibaratkan simfoni biola- sempurna. Jadi saya memutuskan bahwa jika saya menang maka saya akan melakukan selebrasi ini di garis finish!”
9. Malaikat Penjaga
Guardian Angel, Rio, 1999
Karir Valentino Rossi, polanya sedikit aneh, ia butuh satu tahun membiasakan diri dengan motor baru, dan tahun berikutnya ia bisa menjadi juara :D . Hal yang sama terjadi pada tahun 1999 dimana ketika pada tahun 1998 ia finish di posisi ke-2 sedangkan tahun berikutnya ia berhasil menjadi juara 250cc. Di GP Rio de Janiero,  Rossi berterima kasih kepada Malaikat Penjaganya dengan memberikannya tumpangan hingga menuju paddock.
8. Kerendahan Hati, Le Mans, 2008
Rossi membonceng Angel Nieto
Seiring ia mengukuhkan namanya di MotoGP sebagai pembalap hebat, Valentino Rossi juga menunjukkan kerendahan hatinya untuk pembalap yang ia telah lampaui rekornya.  Setelah memenangi GP Prancis di tahun 2008 Rossi berhenti di lap yang lambat dan terus ia naik motornya dibonceng Angel Nieto, legenda 125cc. Demonstrasi ini menunjukkan kemenangan mereka yang sama sebanyak 90.
Begitupun halnya sewaktu Rossi melewati rekor Mike The Bike’ Hailwood sebanyak 76 kemenangan, ia membawa pesan tanda bertuliskan ‘Sorry Mike’ untuk menghormati almarhum Mike Hailwood.
7. Kemunculan Osvaldo
Osvaldo pun muncul, Catalunya, 1998
Osvaldo adalah sponsor fiktif dari peternak ayam lokal yang memuja Aprilia RS250 nya Valentino Rossi. Sungguh, pers Italia benar-benar bingung dari manakah Osvaldo ini, bahkan mereka menjelajahi Italia untuk mengetahui lebih banyak tentang Osvaldo.
Ternyata semua hanya lelucon dan Osvaldo pun menampakkan kehadirannya sewaktu di Catalunya, 1998 berboncengan dengan Valentino Rossi yang meraih kemenangan di sana.
6. Strike, Jerez, 2008
Valentino Rossi di Jerez tahun 2007
Karena Rossi harus kehilangan gelar juaranya tahun 2006, Valentino Rossi menandai era 800cc dengan kemenangan di Jerez. Ia merayakannya dengan cara bermain bowling di Jerez dengan anggota Tribu berpakaian sebagai pin raksasa.
Pada tahun 2007 Rossi gagal lagi meraih gelar juara, dan berada di posisi tiga kejuaraan dunia setelah ia mengalami kesulitan dengan ban Michelin sehingga ia pun pindah ke ban Bridgestone dan tahun 2008 ia kembali menuai sukses.
5. Manusia Yang Dikutuk, 2003
Manusia yang dikutuk, GP Czech, 2003 
Kasih sayang media Italia selalu berubah-ubah terhadap Valentino Rossi, ketika ia menang, mereka memujanya melebihi Paus. Tapi ketika ia harus berjuang susah payah, mereka mengecilkan hati The Doctor  dan menyalahkannya.
Di Brno tahun 2003, Rossi itu menyampaikan pernyataan tersebut dengan melakukan selebrasi, dimana dijelaskan bahwa setiap orang mengharapkan dirinya untuk finish pertama di setiap race, ia adalah manusia yang dikutuk untuk menang.
4. Menyapu Para Lawan
Di Sepang 2004, Valentino Rossi melakukan selebrasi menyapu para lawannya
Setelah insiden swept-gate di Qatar, Valentino Rossi menarik ultimatum bahwa Sete bukan temannya lagi, tapi yang lebih mengerikan bagi pembalap Spanyol tersebut adalah ucapan voodoo Valentino Rossi yang mengatakan ia tidak akan memenangkan race lagi.
Setelah menang di Sepang, 2004, Valentino Rossi melakukan aksi ‘La Rapida’ cleaning service. Mungkin ini adalah aksi sapu aspal terbaik yang pernah ada :mrgreen:
3.  Tiket Untuk Melaju 200mph
Valentino harus membeli tiket untuk melaju kencang, Mugello, 2002
Di Mugello, salah satu trek yang memiliki trek lurus terpanjang,  Valentino Rossi harus menepi dan polisi mengeluarkan surat tilang untuknya.
2. Pacar Baru
Welkom, 2004 Valentino Rossi dan Baby barunya
Putaran pertama kejuaraan MotoGP di Welkom itu menjadi hari yang bersejarah bagi Valentino Rossi karena merupakan debutnya dengan Yamaha setelah pindah dari Honda. Balapan sebanyak 28 lap pertempuran antara sesama Italia, Rossi dan Biaggi. Rossi berhasil meraih kemenangan di sini.
Suatu perayaan yang menguras emosi bagi Rossi, tidak jenaka seperti biasa, hanya moment kasih sayang antara manusia dan mesin. Rossi yang sedang bergembira menepi di tepi trek dan dengan penuh kasih sayang menciumi M1 nya yang cantik. Lalu dia duduk di samping motornya dan berdiam sesaat dengan pasangan barunya. Tampak seperti ia ingin menangis namun rupanya ia tertawa karena keberaniannya ia berhasil menang.
1. Toilet Break
Toilet Break, Jerez, 1999
Selebrasi ini menduduki posisi teratas dari selebrasi Valentino Rossi sewaktu ia di kelas 250, 1999. Rossi dengan kegembiraan sangat melompat pagar untuk buang air kecil secara dadakan di toilet marshal setelah menang di sirkuit Jerez ini.  10 tahun kemudian Rossi pun melakukan hal yang sama.

See RIZK Project Channel on Youtube!

 

© Copyright ATOM Studios2012 | Dipakai Oleh Muhammad Rizki Utama | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.