Artikel Terbaru :

Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (HAKTEKNAS) 2012

Jumat, 10 Agustus 2012

SEJARAH HAKTEKNAS

Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (HAKTEKNAS) merupakan salah satu hari bersejarah nasional bagi teknologi di Indonesia yang diperingati setiap tgl. 10 Agustus. Selain untuk menghargai keberhasilan putra-putri Indonesia dalam berkreasi dan berinovasi, peringatan HAKTEKNAS juga merupakan wahana bagi tumbuh kembangnya budaya masyarakat yang kondusif bagi pertumbuhan Sistem Inovasi Nasional. Budaya yang mencerminkan nilai-nilai iptek yang obyektif,rasional,maju,unggul dan mandiri. Sebagai ajang sosialisasi, HAKTEKNAS dimaksudkan untuk secara terus menerus menstimulasi, membangkitkan daya kreasi dan inovasi yang diharapkan menjadi modal dasar dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan peradaban bangsa.

Sejarah mencatat peringatan HAKTEKNAS 16 tahun yang lalu, Menristek saat itu yang dijabat oleh Prof.Dr.Ing.B.J.Habibie, membuat langkah yang berani dengan penerbangan perdana N-250 Gatotkaca pada tgl. 10 Agustus 1995, momentum tersebut awal dimulainya Kebangkitan Teknologi anak bangsa. Peringatan ini dimaksudkan untuk menekankan, menanamkan minat dan kesadaran bangsa sejak usia dini terhadap pengembangan Iptek untuk mewujudkan pembangunan nasional yang berkesinambungan.

Peristiwa penerbangan perdana pesawat N-250 pada tanggal 10 Agustus 1995 itu merupakan pengejawantahan upaya panjang sejumlah ilmuwan Indonesia untuk menjadikan bangsa ini sebagai bangsa terhormat di dunia. Bermodalkan kebijakan transformasi industri yang dicanangkan Menristek waktu itu.

Beberapa tahun sebelumnya IPTN telah berhasil memproduksi pesawat CASA-212 berkapasitas penumpang 12 orang berdasarkan lisensi yang diperoleh dari Spanyol. Pengalaman dan pengetahuan yang dikumpulkan dari pelajaran membuat CASA-212 tersebut dikembangkan lebih lanjut oleh tenaga ahli IPTN, untuk itu secara bermitra dan berpatungan dengan perusahaan mitra CASA Spanyol, ahli-ahli Indonesia berinovasi untuk membuat produk baru dengan merancang bangun dan memproduksi pesawat CN-235 yang berkapasitas 35 penumpang.
Keberhasilan-keberhasilan tadi menebalkan keyakinan IPTN untuk terus mengembangkan diri lebih lanjut, bermodalkan pengalaman dan pengetahuan yang terakumulasi, secara mandiri IPTN mulai merancang dan memproduksi sendiri pesawat N-250 yang berkapasitas 50 orang penumpang.

Untuk pertama kali pada tanggal 10 Agustus 1995 itu, masyarakat kota Bandung, Jawa Barat bersama masyarakat Indonesia dan dunia menyaksikan keberhasilan bangsa Indonesia menerbangkan secara perdana pesawat N-250 Gatotkaca yang dirancang, direka, diciptakan, dan diproduksi sendiri oleh putra-putri bangsa Indonesia.

Keberhasilan ini tidak merupakan suatu peristiwa yang berdiri sendiri, akan tetapi kait-mengait dengan sukses gerakan pengerahan nasional dalam upaya penguasaan teknologi di bidang lain. Dalam rangka peringatan 50 tahun Indonesia merdeka, beberapa badan usaha milik negara yang bernaung di bawah Badan Pengelola Industri Strategis (BPIS) telah berhasil menciptakan produk-produk berteknologi tinggi kreasi bangsa sendiri.

Bukti keberhasilan itu antara lain ditandai dengan keberhasilan merancang dan memproduksi sendiri lokomotif untuk menarik rangkaian Kereta Api cepat, yang memungkinkan ditempuhnya jarak Jakarta-Surabaya dalam waktu 9,5 jam yang sebelumnya memakan waktu 12 jam.

Begitu pula galangan kapal PT PAL telah berhasil merancang dan memproduksi kapal laut PALINDO JAYA 500 yang dapat menampung 500 orang penumpang, tidak mengherankan jika berbagai kalangan masyarakat Indonesia -seperti para cerdik cendekiawan, alim ulama, serta wakil-wakil rakyat di DPR- menyuarakan keinginan mereka untuk menjadikan tanggal 10 Agustus sebagai hari yang pantas dijadikan tonggak perjalanan sejarah bangsa Indonesia.

Berita HAKTEKNAS

Bandung bakal dibanjiri inovasi. Dalam rangka peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas), akan digelar RITech Expo sekaligus karnaval dan diskusi teknologi.

Peayaan hakteknas tahun ini merupakan yang ke-17. Perayaan Hakteknas dimulai sejak tahun 1995, peringatan terbang perdananya pesawat anak bangsa N-250 Gatotkaca. Tahun ini, tema Haktenas adalah "Inovasi untuk Kemandirian Bangsa" dengan tagline "Bandung Lautan Iptek".

Sejumlah acara akan digelar, salah satunya RITech Expo yang akan diadakan mulai 8-11 Agustus. RITech Expo akan memamerkan sejumlah inovasi dari lembaga riset pemerintah, universitas dan pihak lain.

Dalam kurun waktu yang sama, akan digelar juga Karnaval Kreatifitas IPTEK. Karnaval akan diikuti Bus Listrik Nasional, Panser PT Pindad, Mobil Kedaruratan Nuklir, Mobil Nuklir Pangan untuk Kesehatan, Buggy Car karya SMKN 8 Bandung, Pesawat UAV Badan Informasi Geospasial dan lainnya.

Konferensi International Triple Helix Conference X juga akan digelar pada 8-10 Agustus 2012. Sementara itu, akan dilakukan pula peresmian Program Pisar Airbone Campaign PT Dirgantara Indonesia pada 8 Agustus 2012.

Tema Inovasi untuk Kemandirian Bangsa yang dipilih tahun ini berkaitan dengan upaya untuk memacu riset yang menyelesaikan permasalahan bangsa, mengembangkan kerjasama antara lembaga riset atau perguruan tinggi, industri teknologi dan penggunanya serta pemerintah.

Menteri Roset dan Teknologi Gusti Muhammad Hatta dalam konferensi pers Jumat (3/8/2012) mengatakan, "Kita saat ini punya 7 fokus riset nasional. Semua kita laksanakan dan kembangkan."

Selain itu, Gusti juga mengatakan, "Kami ingin menggugah bangsa Indonesia. Sebetulnya banyak produk-produk yang sudah dihasilkan. Kami berharap masyarakat mau memakai produk kita sendiri."

Lokasi: Kota Kembang, Bandung --- > Sabuga 

RITECH

Inovasi di HARTEKNAS 2012

Minibus Listrik


Mobil listrik nasional berwujud minibus tersebut diklaim sebagai solusi cerdik untuk menekan penggunaan bahan bakar minyak berlebihan. Selain itu mobil listrik nasional tersebut sebagai pendorong percepatan kendaraan ramah lingkungan di Indonesia.

Minibus yang dibuat Pusat Penelitian Tenaga Listrik dan Mekatronika LIPI ini mampu membawa 15 orang penumpang. Kecepatan maksimal mencapai 100 km/ jam. Minibus ini didukung dengan motor DC yang bisa melontarkan tenaga 147 Hp pada 5.000 RPM dan torsi 300 Nm. Sedangkan baterainya menggunakan lithium ion 320 VOC dan 160 Ah.

Mobil hasil anak bangsa itu bisa berjalan hingga jarak 150 km dengan sekali pengisian. Minibus bertenaga listrik itu diakui bisa digunakan untuk tempat hiburan seperti di kebun raya, taman safari rumah sakit, perumahan dan tempat lainnya yang membutuhkan alat transportasi.

Mobil Listrik:

Rantis komodo:


Dan lain sebagainya..

Share this Article on :

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

See RIZK Project Channel on Youtube!

 

© Copyright ATOM Studios2012 | Dipakai Oleh Muhammad Rizki Utama | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.